PT Pasifik Cipta Mandiri (PCMan) dan BPJS Kesehatan hadirkan inovasi layanan kesehatan terdepan di Indonesia

 bpjs
“Layanan e-mail dari Office 365 terbukti andal dalam mengatur pola komunikasi operasional perusahaan. Sistem kami mencatat uptime hingga 99,5%. Berkat implementasi Office 365, kami optimis dapat mencapai target layanan kesehatan di BPJS Kesehatan”

Moeis Sanusi, Kepala Departemen IT,BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan adalah Badan Usaha Milik Negara yang memiliki tugas utama untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh Warga Negara Indonesia. Saat ini, BPJS Kesehatan telah melayani lebih dari 155 juta peserta dan akan melayani seluruh Warga Negara Indonesia pada tahun 2019.Hasil

  • Layanan e-mail dengan uptime hingga 99,5% sesuai dengan SLA BPJS Kesehatan.
  • Pola komunikasi dan koordinasi operasional perusahaan yang lebih baik
  • Inovasi layanan kesehatan yang lebih baik, hingga satu layanan baru tiap bulan.

Industri
Layanan Kesehatan

Negara
Indonesia

Jumlah Pengguna
7000

Terhubung dengan PT Pasifik Cipta Mandiri (PCMan)

www.pcman.co.id

Kehadiran Office 365 dengan layanan e-mail terbukti andal dalam mengatur pola komunikasi dan koordinasi dalam operasional perusahaan. BPJS Kesehatan mampu menghasilkan berbagai inovasi layanan kesehatan berkat implementasi Office 365.

“Layanan e-mail dari Office 365 telah terbukti andal sebagai perangkat komunikasi digital. Tim IT dapat fokus dalam pengembangan layanan kesehatan lainnya. Saat ini kami telah berhasil menjalankan lebih dari 50 aplikasi pendukung layanan kesehatan, dengan penambahan satu layanan setiap bulan”

Moeis Sanusi, Kepala Departemen IT, BPJS Kesehatan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki tugas utama untuk memberikan jaminan layanan kesehatan bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI). BPJS Kesehatan mulai beroperasi pada tanggal 31 Desember 2013 menggantikan layanan Asuransi Kesehatan (ASKES) yang telah dikenal luas di Indonesia. Saat ini BPJS Kesehatan telah melayani lebih dari 155 juta peserta dan terus berupaya untuk mencapai target jaminan pelayanan kesehatan bagi seluruh WNI pada 1 Januari 2019.
Demi mencapai target pelayanan kesehatan di tahun 2019, BPJS Kesehatan terus berupaya melakukan inovasi pelayanan kesehatan dengan pemanfaatan teknologi informasi di seluruh unit kerja perusahaan. Salah satu solusi penting yang menjadi fondasi operasional BPJS Kesehatan adalah e-mail. “Kehadiran layanan e-mail yang andal menjadi prioritas utama kami. Pelayanan kesehatan berjalan 24 jam per hari, 7 hari dalam seminggu. Kami membutuhkan layanan e-mail yang andal agar mampu melayani seluruh kebutuhan peserta BPJS Kesehatan,” jelas Moeis.

Office 365memberikan solusi e-mail terbaik dengan uptime hingga 99,5%

Pada awalnya layanan e-mail belum menjadi prioritas utama BPJS Kesehatan. Namun, seiring dengan semakin meningkatnya jumlah peserta dan inovasi pelayanan kesehatan yang menuntut kehadiran perangkat komunikasi yang andal, BPJS Kesehatan kemudian memulai membangun kembali layanan e-mail miliknya. BPJS Kesehatan memilih Office 365 yang telah dilengkapi dengan fasilitas e-mail berbasis cloud.
Implementasi Office 365 dimulai pada bulan Oktober 2014 oleh tim Microsoft dan PT Pasifik Cipta Mandiri (PCMan). Implementasi dimulai dengan proses uji coba selama dua bulan, dan mulai aktif digunakan di seluruh unit kerja BPJS Kesehatan pada bulan Desember 2014.
“Proses implementasi berjalan mulus, tanpa hambatan. Bahkan, tim Microsoft dan PCMan berhasil menyelesaikan proses migrasi go-live lebih cepat dari target yang diberikan. Layanan e-mail kami kini berjalan 24 jam per hari sesuai dengan Service License Agreement (SLA), untuk mengatur seluruh komunikasi melalui e-mail, untuk kebutuhan komunikasi internal dan eksternal. Sistem kami mencatat uptime mencapai 99,5%, lebih baik dari sistem sebelumnya yang tercatat di angka 95,5%. Berkat implementasi Office 365, kami optimis mampu mencapai target pelayanan kesehatan yang diberikan kepada BPJS Kesehatan,” tambah Moeis.

Peningkatan pola komunikasi dan koordinasi unit kerja dengan Office 365

Sebelum implementasi Office 365, pola komunikasi dan koordinasi unit kerja di BPJS Kesehatan masih berjalan manual. Kendala terbesar terjadi saat program pendaftaran online mulai diterapkan. Jumlah aplikasi pendaftaran peserta BPJS Kesehatan yang tidak dapat diproses mencapai angka yang tinggi, akibat informasi yang diberikan tidak terkirim ke pusat data. “Pemanfaatan teknologi informasi tidak hanya mendukung inti pelayanan BPJS Kesehatan, namun juga di bagian pendukung, seperti administrasi dan arsip digital. Kami telah melakukan proses digitalisasi di seluruh unit kerja. BPJS Kesehatan juga telah menerapkan standar operasional paperless untuk kebutuhan administrasi, korespondensi, dan pengiriman laporan. Kehadiran layanan e-mail dari Office 365 menjadi sangat penting dalam menjamin kelancaran operasional BPJS Kesehatan. Koordinasi dengan kantor cabang dan monitoring operasional berjalan lebih cepat dan mudah setelah implementasi Office 365,” lanjut Moeis.

Office 365memiliki peran penting bagi lahirnya berbagai inovasi layanan kesehatan

BPJS Kesehatan mampu melahirkan berbagai inovasi layanan kesehatan pertama di Indonesia sejak implementasi Office 365. Salah satu pencapaian penting di tahun 2015 adalah dimulainya proses bridging antara BPJS Kesehatan dengan rumah sakit di seluruh Indonesia. Inovasi teknologi informasi ini memungkinan proses administrasi yang lebih cepat dan mudah bagi peserta BPJS Kesehatan dalam mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit. BPJS Kesehatan juga mempersiapkan beberapa program, seperti Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA), Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) yang terhubung dengan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), klinik, dan dokter keluarga. “Layanan e-mail dari Office 365 telah terbukti andal sebagai perangkat komunikasi digital. Tim IT dapat fokus dalam pengembangan layanan kesehatan lainnya. Saat ini kami telah berhasil menjalankan lebih dari 50 aplikasi pendukung layanan kesehatan, dengan penambahan satu layanan setiap bulan. Kami telah menyelesaikan implementasi lebih dari 7.000 lisensi di tahun pertama implementasi Office 365. Kami sangat puas oleh kualitas layanan dan dukungan yang diberikan oleh tim Microsoft dan PT Pasifik Cipta Mandiri (PCMan), yang menjadi pendorong bagi BPJS Kesehatan untuk mencoba layanan dari Microsoft lainnya,” imbuh Moeis.